Jumat, 22 Januari 2021

UAS MANAJEMEN PEMASARAN

1. Strategi pemasaran yang akan dilakukan

a. Segmentasi -->  ( Segmentasi pemasaran yang ditujukan oleh perusahaan saya adalah daerah daerah tersebut. Mitra kerja perusahaan saya sebagai penyedia bahan baku beras merah ialah dengan petani daerah sekitar. Sehingga sumber pasokan beras merah dari petani dan di jual ke beberapa kota luar provinsi yang membutuhkan beras merah. 

Segmentasi untuk Beras merah mentah yang diincar ialah daerah jawa barat, sumatera, jawa timur, dan Sulawesi selatan .

b. Targeting -->  Target dari beras merah mentah jika ditinjau secara umum rata-rata adalah bayi pada produk sun (Bubur sun). Namun untuk beras merah mentah adalah ibu-ibu rumah tangga. Jika dikaitkan dengan pola konsumsi target pasar bisa pada kalangan menengah keatas dikarenakan harganya jauh lebih mahal daripada beras biasa.

Perhitungan Target Omzet :

Diketahui target omzet pada bulan Januari sebesar 1.000.000.000. Omset didapat dengan cara mengalikan harga dan jumlah produk yang terjual .

Omze t= Harga produk × jumlah produk

Sementara yang diketahui ialah target omsetnya

1.000.000.000 = Harga produk× jumlah produk

Maka dari itu perlu dihitung dengan harga produk dari perusahaan tersebut dengan kapasitas jumlah produknya yang nantinya terjual.

Harga beras merah jauh lebih tinggi daripada harga beras biasa, yaitu harga 1 kg sebesar= 25.000


Target penjualan selama 1 hari:

Dalam sehari target omset sebesar 34.000.000

Dengan penjualan sebanyak 1400kg

Sehingga: omset= 25.000×1400= 35.000.000 (dalam sehari)


Target penjualan selama 1 bulan

Omset= 35.000.000×30= 1.050.000.000

Sehingga diperoleh capaian omzet yang sudah ditentukan diawal sebesar 1000.000.000, hanya saja lebih 50.000 dari target omset yang ditentukan.

Maka strategi yang dipakai oleh perusahaan adalah:

1. Menargetkan penjualan selama 1 hari sebanyak 1400 kg

2. Mengupayakan selama satu hari penuh target omset mencapai 35.000.000

3. Memperbanyak jaringan komunikasi atau chanenel pemasaran dengan perusahaan lain agar produk beras merah laris

4. Menggunakan variasi harga diatatas 25.000 semisal membuat kemasan dengan harga 1 kg sebesar 30.000 namun kualitasnya baik akan menunjang cepat tercapainya target omset.


c. Positioning

- Mempunyai kelebihan dari segi diskon harga,

- Menonjolkan dari segi kesehatan sehingga memiliki daya saing yang tinggi

- Menciptakan citra keunggulan dibidang kesehatan

- Lebih unggul dan berkhasiat bagi tubuh daripada beras biasa

-Mengangkat citra produk dari iklan yang memanfaatkan kesehatan

- Unggul dari bidang pengiklanan dengan menggunkan pemateri talkshow dengan doktor terkenal yang ahli bidang kesehatan.

2. BAURAN PEMASARAN DARI PRODUK BERAS MERAH ORGANIK AGAR MENCAPAI TARGET SASARAN 

Bauran pemasaran dari produk beras merah agar tercapai omsetnya

a. Bauran produk

- Membuat desan kemasan dengan memberikan gambar beras merah pada kemasan

- Membuat kemasan dalam bentuk 1kg, 5kg, dan 10kg bahkan 25kg.

- Membuat IUP dan mencantumkan pada kemasan

- Menjelaskan detail produk pada kemasan yang meliputi label

- Menciptakan merk yang mudah diingat atau berhubungan dengan kesehatan, jika berkaitan dengan kesehatan rata-rata pembeli akan memberi produk beras merah tersebut dengan harga berapapun

b. Bauran lokasi

- Memperkirakan tingkat kepadatan penduduk pada segmentasi pasar

- Jumlah pendapatan masyarakat pada segmentasi dan target pemasaran

- Memperkirakan lokasi dengan pesaing yang sama-sama membangun perusahaan

c. Bauran Harga

- Menstabilkan harga yang artinya harga tidak mencolok atau terlalu tinggi

- Memberikan harga variasi sesui dengan kualitas beras bmerah

- Menyesuaikan harga pasar

d. Buran Promosi

- Public relation usaha yang direncanakan secara terus-menerus

- Membuat promosi diberbagai media seperti majalh, iklan dan sebagainya

- Menggunakan gaya komunikasi yang benar baik promosi melalui media cetak atau langsung, komunikasi harus bersifat edukatif. Contoh: membandingkan keutamaan beras merah dibandingkan beras biasa yang lebih sehat dan aman,

- Memanfaatkan komunikasi produk secara online misal dari Facebook, Twitter, Instagram,majalah dan koran

- Mengadakan pameran/talkshow terkait produk beras merah dengan mengundang pembicara-pembicara dari bidang kesehatan sehingga bisa memicu minat konsumen melalui pentingnya mengonsumsi beras merah. Diiringi dengan acara talkshow juga digelar pameran saat itu juga sambil mempromosikan produk secara langsung

3. CONTOH MEDIA PROMOSI BERUPA GAMBAR



4. ANALISIS DAYA SAING BERAS MERAH ORGANIK DI PASAR ASEAN.

        Daya saing beras merah organik dioasar ASEAN tidak terlalu tinggi, dikalangan ASEAN yang paling dominan adalah beras organik. Berdasarkan data tahun 2011 di ASEAn banyak yang melakukan ekspor beras ke berbagai negara. Namun meskipun banyak kegiatan ekspor target pasar dan tipe beras yang di ekspor berbeda. Hal ini bisa dilihat ketika Thailand melakukan ekspor beras dengan jenis beras yang telah digiling (40%), beras setengah masak 30% , beras aromatik 22%, beras merah 2% , beras ketan 2% dan beras pecah 2%. Dilihat dari data ekspor beras Thailand, jenis ekspor yg dikeluarkan oleh Thailand terutama pada beras merah sangat minim yaitu 2%. Hal ini berpeluang bagi Indonesia untuk menyaingi atau mengambil pangsa pasarnya. Indonesia yang lahannnya berpotensi untuk ditanami beras merah akan membandingkan antara kualitas beras merah impor dengan kualitas beras merah lokal. Berikut strategi yang perlu dipakai:

1. Perusahaan melakukan impor beras merah dengan tujuan mengetahui perbedaan dan kualitas beras merah antara Indonesia dan luar negeri

2. Membuat 2 brand nama/merk berbeda antara beras merah loka dan impor

3. Menganalisis kepuasan konsumen anayar 2 jenis beras merah lokal dan impor, sehingga kety diketahui bisa dimanfaatkan peluang yang ada sebagai fokus sasaran pasar di Indonesia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar