Sabtu, 05 Oktober 2019

Rancang Keuangan Usahamu #Part 6


Rancang Keuangan Usahamu
#Part 6

A.   Keuangan pribadi dan keuangan usaha
               Ada salah satu kesalahan yang sering dilakukan oleh para pengusaha yang baru merintis usahanya tersebut dimana keuangan pribadi dan keuangan usahanya tidak dipisahkan, dengan alasan uang yang sering digunakan untuk usahanya tersebut adalah uang pribadi juga padahal hal ini jelas jelas salah jika dilakukan. Ada beberapa cara membuat keuangan pribadi dan keuangan usaha menjadi sehat dan seimbang, yaitu;
1.    Pisahkan keuangan pribadi dengan keuangan usaha
Biasakan memisahkan keuangan pribadi dengan keuangan usaha meskipun usaha yang baru dirintis terbilang kecil karena akan membuat terbiasa sedari ini sampai usaha yang dijalankan akan berkembang dan besar.
2.    Tentukan jumlah uang yang akan digunakan untuk usaha
Setelah memisahkan uang pribadi dan usaha selanjutnya yaitu menentukan jumlah uang yang akan digunakan usaha dengan tujuan kas usaha tidak berantakan.
3.    Catat pengeluaran dan pemasukan dengan rapi
Catatlah semua uang yang keluar dan masuk didalam sebuah pembukuan. Adanya pembukuan bertujuan untuk mengontrol jumlah uang yang eluar dan uang yang masuk
4.    Kurangi resiko dengan cara menghutang
Hutang memang boleh digunakan untuk membantu usaha yang akan dijalankan tetapi kita harus melihat keuangan usaha, jika dalam keadaan yang tidak baik maka hutaang sangat tidak dianjurkan.
5.    Gaji diri sendiri
Meskipun usaha sendiri dan yang menjalankan diri sendiri pula tidak sepatutnya merasa bebas dalam mengambil uang usaha maka dari itu perlu adanya gaji untuk diri sendiri untuk menghindari dari adanya pengambilan uang usaha.

B.   Mengelola keuangan usaha
Pengelolaan keuangan adalah cara mengelola keuangan yang ada di dalam usaha. Pengelolaan keuangan yang baik akan membuat usaha berjalan dengan baik. Sebaliknya, pengelolaa keuangan yang buruk akan memperburuk perkembangan usaha, bahkan berdampak pada kehidupan pribadi. Pengelolaan keuangan salah satunya dapat dilakukan dengan penatatan keuangan.
C.   Pencatatan keuangan
Pencatatan keuangan adalah kegiatan mencatat segala transaksi keuangan yang dilakukan oleh perusahaan. Pencatatan dilkukan agar pengusaha dapat mengontrol pengeluaran yang dilakukan memang dibutuhkan atau tidak.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar