Sabtu, 05 Oktober 2019

Produksi dan Proyeksi Keuangan #Part 4


Produksi dan Proyeksi Keuangan
#Part 4



             Produksi adalah suatu kegiatan memanfaatkan sumber daya hayati untuk menghasilkan suatu barang dan menambah nilai guna sumber daya tersebut yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Sebelum melakukan produksi perlu memprsiapkan segala kebutuhan dan keperluan seperti peralatan dan perhitungan biaya supaya berjalan dengan sebagaiman semestinya. Hal-hal rinci yang perlu diperhatikan diantaranya sebagai berikut:
A.   Sumber daya utama, modal awal dan alur produksi
             Dalam memproduksi suatu barang atau jasa, mengetahui sumber daya utama dan alur proses produksi merupakan hal yang penting dalam memulai sebuah usaha sumber daya utama dibagi menjadi dua, yaitu peralatan-peralatan yang digunakan untuk mendukung terciptanya sesuatu produk dan bahan-bahan yang akan digunakan dalam proses produksi.
1.    Peralatan-peraatan yang digunakan
         Suatu produk tidak akan tercipta bila tidak menggunakan peralatan karena peralatan merupakan hal penting dalam proses produksi, sebaiknya perlu menyesuaikan dan mengetahui terlebih dahulu peralatan yang akan digunakan dalam proses produksi agar tidak terjadi kesalahan dan juga pastikan peralatan yang digunakan yaitu bersih,kondisi baik dan layak dipakai serta tidak menyebabkan kecelakaan nantinya.
2.    Memahami alur proses produksi dengan baik
       Memahami alur proses  produksi dilakukan dengan tujuan untuk memastikan hasil produksi nantinya memilki kualitas yang baik. Dengan memastikan alur proses produksi membantu seorang pengusaha untuk memastikan bahwa proses produksi sudah dilakukan dengan benar dari awal hingga akhir tidak ada tahapan yang terlewat.
B.   Biaya produksi
              Biaya produksi adalah biaya yang harus dikeluarkan atau dihabiskan untuk membuat sutu produk, biaya produksi bersifat variabel karena jumlahnya tidak tetap tegantung dengan jumlah produksi yang mau dihasilkan nantinya. Dalam menghitung biaya produksi ada 3 hal yang harus diperhatikan yaitu:
1.    Biaya Bahan Baku Langsung (BBBL)
Bahan baku yang digunakan dalam produksi yang tidak bisa digantikan oleh bahan yang lainnya.
2.    Biaya Tenaga Kerja Langsung (BTKL)
Biaya untuk membayar orang yang melakukan proses pembuatan produk.
3.    Biaya Pendukung
Semua biaya yang mendukung dalam proses produksi namun diluar biaya  bahan baku langsung dan biaya tenaga kerja langsung. Biaya yang dimaksud disini sebagai pelengkap atau pendukung saja.
C.   Menetapkan harga jual
            Dalam menetapkan harga jual yang harus diperhatikan yaitu harga jual harus lebih besar dari harga pokok penjualan produk agar tidak rugi. Dalam menetapkanharga  yang biasa menjadi acuan yaitu harga pasar dan juga harga pesaing.
D.   Perkiraan perhitungan biaya operasional
            Biaya operasional termasuk biaya yang tetap, berbeda dengan biaya produksi yang biayanya relatif berubah. Mengapa dikatakan tetapkarena setiap bulannya biaya yang dilakukan relatif hampir sama. Yang termasuk biaya operasional yaitu seperti biaya listrik, biaya telepon dan juga biaya sewa gedung.
E.   Perhitungan untuk menutup biaya operasional
          Dalam perhitungan biaya operasional ada istilah yang digunakan yaitu BEP, yang artinya break event point dimana kondisi pengusaha tidak mengalami kerugian tapi juga belum mendapat keuntungan. BEP perlu diperhatikan karena dapat mencegah seorang pengusaha mengalami kerugian. Rumus yang digunakan yaitu BEP unit= total biaya operasional:laba kotor per unit
F.    Perhitungan balik modal
            Perhitungan balik modal dilakukan agar pengusaha dapat mengetahui kapan modal seorang pengusaha tersebut bisa kembali supaya dapat merencanakan pengembangan usahanya tesebut. Rumus yang digunakan yaitu Balik Modal= total biaya mulai: laba kotor per unit
G.   Target produksi, penjualan, dan perkiraan laba kotor
             Dalam memulai usaha hendaknya seorang pengusaha mempunyai target produksi dan penjualan agar semangat dan terarah dalam menjalankan usahanya. Rumus yang digunakan sama dengan rumus balk modal sebelumnya dan dari laba bersi juga bisa, Balik modal (bulan)= total modal awal: laba bersih rata-rata perbulan. Dari rumus tersebut dapat dilihat bahwa usaha tersebut akan balik modal dibulan keberapa.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar