Penentuan STP Pasar
1. A. Konsep inti STP
Fokus utama dalam model pemasaran STP ini adalah pada pendekatan audiens, bukan produk. Model ini berfokus pada pemilihan segmen yang paling bernilai bagi bisnis pada saat Merancang strategi pemasaran produk agar penyampaian pesan lebih relevan di setiap segmen audiens tersebut. Istilah strategi Pemasaran STP (Segmenting, Targeting dan Positioning) merupakan 3 rangkaian proses yang harus dilalui pada penetapan strategi bisnis. implementasi dari strategi pemasaran ini sebenarnya cukup sederhana. Hal ini menyangkut perencanaan, tindakan dan pengaplikasian pemasaran dari produk yang akan anda pasarkan dengan terlebih dahulu menganalisis keadaan umum perusahaan baik internal maupun eksternal
B. Konsep nilai pelanggan
Nilai pelanggan (customer value)
adalah ikatan emosional yang muncul antara pelanggan dengan produsen berupa
manfaat ekonomi, fungsional dan psikologis dari konsekuensi pelanggan
menggunakan produk dan jasa dalam memenuhi kebutuhan tertentu. Nilai pelanggan
ditentukan oleh dua hal yaitu biaya (cost) dan manfaat (benefit).
A. 1. Pasar grosir, pengecer dan eksportir
· →Grosir
Grosir
merupakan dunia bisnis atau perdagangan yakni badan usaha yang
menjual barang dagangan kepada penjual atau pengusaha lain, misalnya
pengecer, pedagang besar, perusahaan industri, lembaga pemerintah,
lembaga swasta, dan lain sebagainya. Kegiatan dagang grosir ini juga menjadikan
barang yang diperdagangkan lebih murah daripada harga pasar pada umumnya. badan usaha yang berdagang
secara grosir kadang tidak hanya berhubungan dengan produsen, tetapi langsung
ke konsumen yang membelinya. Misalnya saja supermarket grosir yang bisa ditemui
di kota-kota besar.
· → Pengecer
Pengecer atau
disebut pula ritel adalah salah satu cara pemasaran produk meliputi semua
aktivitas yang melibatkan penjualan barangsecara langsung ke konsumen
akhir untuk penggunaan pribadi dan
bukan bisnis. Organisasi ataupun seseorang yang menjalankan
bisnis ini disebut pula sebagai pengecer.
· → Eksportir
Ekspor
barang secara besar umumnya membutuhkan campur tangan dari bea cukai di negara
pengirim maupun penerima. Ekspor adalah bagian penting dari perdagangan
internasional. Penjualan barang oleh eksportir keluar negeri dikenai berbagai
ketentuan dan pembatasan serta syarat-syarat khusus pada jenis komoditas
tertentu termasuk cara penangan dan pengamanannya.
B.
2. Pelanggan lokal, nasional dan internasional
1)
➨ Pelanggan lokal, Pelanggan local adalah
pelanggan yang berasal dari sekitaran tempat produksi, misalnya masih dalam
suatu wilayah yang sama seperti satu kecamatan, atau kabupaten.
2) ➨ Pelanggan nasional. Pelanggan nasional adalah pelanggan yang mencakup seluruh wilayah dalam satu negara.
3) ➨Pelanggan Internasional , Pelanggan internasional adalah pelanggan yang berasal dari negara lain.
2. C. Segmenting
Se Segmentasi pasar adalah kegiatan untuk membagi pasar berdasarkan karakteristik, daya beli, kebutuhan konsumen yang berbeda-beda dalam situasi pasar tertentu. Tujuan dari segmentasi pasar adalah untuk meningkatkan efektifitas pemasaran dengan menghasilkan produk yang benar-benar dibutuhkan oleh konsumen. Syarat dari segmentasi pasar yaitu segmentasi harus bisa diukur, segmentasi pasar logis dan bisa dijalankan, harus ada target segmentasi yang ingin dicapai, pasar lebih heterogen tetapi tetap luas Terdapat keterbatasan dalam melakukan segmentasi pasar yaitu beban biaya yang besar, memerlukan komitmen korporat, menyediakan informasi yang umum bukan individual.Selain keterbatasan yang ada terdapat juga manfaat atau kegunaan dari segmentasi pasar yaitu :
1.
Mengidentifikasi
peluang pengembangan produk baru.
2. Mendesain
program pemasaran dengan lebih efektif dalam meraih kelompok pasar yang
homogen.
3. Mengembangkan strategi pengalokasian sumber-sumber pemasaran dengan lebih baik.
segmentasi pasar dibagi menjadi 4 variabel yaitu variabel perilaku, psikografis, demografis, geografis adalah Segmentasi perilaku, Segmentasi psikografis, Segmentasi demografis, dan Segmentasi ini akan berpengaruh terhadap jumlah permintaan dan biaya operasional.
3.
D. Positioning
Posisi pasar adalah kegiatan untuk
merancang produk dan bauran pemasaran agar dapat menciptakan kesan tertentu
yang mudah diingat oleh konsumen. Posisi pasar dilakukan untuk menempatkan dan
memposisikan produk pada pasar sehingga produk tersebut tampak berbeda dan
menjadi terpisah dengan merek pesaing serta memposisikan produk sehingga dapat
menyampaikan beberapa hal keunikan produk kepada pelanggan. Tujuan pokok
strategi positioning adalah menempatkan atau memposisikan produk diatas pasar sehingga
produk tersebut terpisah atau berbeda dengan merek-merek yang bersaing, dan
memposisikan produk. Prosedur positioning sebagai berikut :
a. ➤ Menentukan
produk-pasar yang relevan
b. ➤ Pendataan Kebutuhan Pelanggan
c. ➤ Mengidentifikasi pesaing. Baik pesaing primer maupun pesaing sekunder.
d. ➤ Menentukan Standar Evaluasi.
e. ➤ Membuat perceptual map.
f. ➤ Mengidentifikasi kesenjangan posisi.
g. ➤ Merencanakan dan melaksanakan strategi positioning.
h. ➤ Memantau posisi.
4.
E. Targeting
Target pasar adalah kelompok
konsumen yang memiliki ciri-ciri atau sifat hampir sama yang dipilih dengan
perusahaan dan yang akan dicapai dengan strategi bauran pemasaran (marketing mix). Target pasar perlu
ditetapkan karena bermanfaat dalam :
v ➤ Mengembangkan posisi produk dan strategi bauran pemasaran
v ➤ Memudahkan penyesuaian produk yang dipasarkan dan strategi bauran pemasaran yang dijalankan dengan target pasar
v ➤ Membidik peluang pasar lebih luas, hal ini penting saat pemasaran produk baru.
v ➤ Memanfaatkan sumber daya perusahaan yang terbatas seefisien dan seefektifitas mungkin
v ➤ Mengantisipasi persaingan.
➤Menentukan target market sebagai berikut :
· ➤ Single segment concentration
➤ Multi segment marketing
· ➤ Selective specialization
· ➤ Product specialization
· ➤ Market specialization
· ➤ Full market coverage
· ➤ Market coverage strategy

Tidak ada komentar:
Posting Komentar